Artikel Mahasiswa

SALAHKAH JILBABNYA ?

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” Diriwayatkan oleh Muslim.

Duh hanya bisa garuk kepala melihat kondisi dan situasi sekarang. Karenanya saya menuliskan perasaan saya dari hati yang paling dalam, dan memeras isi kepala demi bisa menuangkannya dalam bentuk tulisan. Semoga jika ada yang tersinggung dan merasa tidak enak, segera intropeksi diri termasuk diri saya pridadi.

Ok, yang mengganggu hati kecil saya dan sedikit mengguncang otak saya yaitu trend masa kini yang berkaitan dengan jilbab muslimah masa kini, yang mana seharusnya jilbab itu menjadi identitas sejati seorang muslimah yang taat dan baik, bukan sebagai alat formalitas atau pencitraan, maaf bukan maksud su’udzon.

Bukan kenapa, banyak wanita cantik/jelek sekarang jilbabnya modelis tapi nilai syar’inya dilupakan, nah lo. Dari yang lancip di depan dan belakang namun pendek dibagian lengan yang katanya jilbab pinguin, ada juga yang modelnya simpel namun terbelah di bagian belakang, jadi jika penggunanya sedikit aktif geraknya maka akan tersingkap bentuk tubuh bagian belakang, nah yang paling mengusik jiwa raga adalah yang modelnya panjang dibelakang namun pendek di depan sehingga kelihatan bentuk tubuh bagian depan atas, belum lagi bahan dasarnya yang terkadang ada yang mengetat,  jatuh ketubuh sehingga terlihat bentuk tubuhnya apalagi ada yg transparan gitu. Jadi cobaan sekarang ini semakin berat.

Nah terkadang ada beberapa orang termasuk saya jadi berprasangka, dia berjilbab namun jilbabnya kurang syar’i atau bahkan tidak syar’i sehingga seperti halnya tidak berjilbab atau telanjang. Sehingga kasihan dengan jilbabnya, karena pasti yg disalahkan oleh kebanyakan orang adalah jilbabnya.

Nah lo, apa itu? percuma berjilbab tapi kelihatan bentuk tubuhnya, kemolekannya, terlihat body sexsinya seperti gitar spanyol. Bak seperti gadis ayu memanggil-manggil, abang sini bang tarik adek, nikahi adek.

Sehingga kasihan jilbabnya, pasti yang disalahkan adalah jilbabnya. Semoga kita terhindar dari prasangka yang buruk, semoga mereka yang telah membaca ini kembalilah berjilbab dengan benar, mengikuti trend tidaklah salah jika trendnya itu tidak melanggar syari’ah.

Maka dari itu pentingnya pendidikan Islam yang benar dan menyeluruh, seperti pada firman Allah dalam surah Al-baqarah ayat 208 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan , dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.”

Sehingga ketika kita sudah ber-Islam dengan benar dan menyeluruh maka insyaallah busana yang dipakai akan sesuai dengan syari’ah, tidak ada neko-neko lagi. Lalu busana yang syar’i tadi akan mengikat kita untuk tidak berperilaku senonoh atau tidak pantas, jadi tidak adalagi yang perlu disalahkan, apalagi menyalahkan jilbabnya. Wallahua’lam

*Auditor: Khairul Sani (Mahasiswa)

Show More

Related Articles

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close